تَقَبَّلَ اللّهُ
مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ
اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ الفَاءِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ
Semoga Allah karuniakan hati yg lapang untuk memaafkan dan hati yg tulus untuk meminta maaf. Mohon maaf lahir dan batin atas khilaf dan salah atas lisan dan perbuatan..
smoga kita kembali fitrah
Amin
اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ الفَاءِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ
Semoga Allah karuniakan hati yg lapang untuk memaafkan dan hati yg tulus untuk meminta maaf. Mohon maaf lahir dan batin atas khilaf dan salah atas lisan dan perbuatan..
smoga kita kembali fitrah
Amin
❤❤❤
dari Abu Hurairah R.a, Rasulullah S.A.W bersabda ;
" ALLAH S.W.T berfirman :
AKU bersama hamba-Ku ketika Hamba-Ku Mengingat-Ku dan
Bergetar Bibirnya Menyebut Nama-Ku ."
(H.R. Bukhori).
❤❤❤
‘
" ALLAH S.W.T berfirman :
AKU bersama hamba-Ku ketika Hamba-Ku Mengingat-Ku dan
Bergetar Bibirnya Menyebut Nama-Ku ."
(H.R. Bukhori).
❤❤❤
‘
|
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ “ Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan : pada waktu dibutuhkan, sikap di belakang anda, dan setelah Kematian Anda.” (Sayyidina Ali ibn abi Thalib R.A). ❤❤❤ |
DOA MOHON KETAKWAAN
DAN JIWA YANG SUCI !!!
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا
“Ya Allah, berikanlah Ketakwaan pada diriku dan Sucikanlah ia, karena
ENGKAU -lah sebaik-baik RABB yang Menyucikannya,
ENGKAU Pelindung dan Pemeliharanya.”
(HR. Muslim).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
اَللّٰهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا
“Ya Allah, berikanlah Ketakwaan pada diriku dan Sucikanlah ia, karena
ENGKAU -lah sebaik-baik RABB yang Menyucikannya,
ENGKAU Pelindung dan Pemeliharanya.”
(HR. Muslim).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
“ Janganlah kamu bersikap Lemah & janganlah pula kamu Bersedih Hati,
Padahal kamulah orang-orang yang Paling Tinggi Derajatnya,
jika kamu orang yang beriman. ”
(QS. Ali-Imran :139).
❤❤❤
“ Janganlah kamu bersikap Lemah & janganlah pula kamu Bersedih Hati,
Padahal kamulah orang-orang yang Paling Tinggi Derajatnya,
jika kamu orang yang beriman. ”
(QS. Ali-Imran :139).
❤❤❤
|
RASULULLAH S.A.W bersabda:
“ TuhanKu menawarkan kepadaKu bukit2 di Mekkah untuk dijadikan sbg Emas. Lalu Saya menjawab : ” Hamba tidak mengharapkan itu semua wahai TuhanKu. Akan tetapi, Saya lebih senang sehari lapar dan sehari kenyang. Tatkala kenyang, Saya memuliakan dan bersyukur kepada-Mu. Sementara tatkala Ku lapar, Saya merendah dan berdoa kpd-Mu. ” (HR. Ahmad). ❤❤❤ |
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Nabi Muhammad S.A.W bersabda :
إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ
“ Sesungguhnya orang yang paling di Murkai ALLAH adalah
orang yg Paling Keras Permusuhannya dan
yang Menantang jika diterangkan Hujjah kepadanya. ”
(HR. Al-Bukhari no. 2457 dan Muslim no. 2668).
❤❤❤
Nabi Muhammad S.A.W bersabda :
إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ
“ Sesungguhnya orang yang paling di Murkai ALLAH adalah
orang yg Paling Keras Permusuhannya dan
yang Menantang jika diterangkan Hujjah kepadanya. ”
(HR. Al-Bukhari no. 2457 dan Muslim no. 2668).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
ALLAH S.W.T berfirman :
“ Barang siapa mengharap Perjumpaan dengan TUHAN nya,
maka hendaklah ia mengerjakan Amal Soleh dan janganlah ia
Mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada TUHAN nya. ”
(QS al-Kahfi [18]: 110).
❤❤❤
ALLAH S.W.T berfirman :
“ Barang siapa mengharap Perjumpaan dengan TUHAN nya,
maka hendaklah ia mengerjakan Amal Soleh dan janganlah ia
Mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada TUHAN nya. ”
(QS al-Kahfi [18]: 110).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
ALLAH S.W.T berfirman :
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Katakanlah: jika km benar-benar Mencintai ALLAH SWT, ikutilah AKU,
niscaya ALLAH Mengasihi dan Mengampuni dosa-dosa mu...... !!!
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Ali Imran : 31).
❤❤❤
ALLAH S.W.T berfirman :
قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
“Katakanlah: jika km benar-benar Mencintai ALLAH SWT, ikutilah AKU,
niscaya ALLAH Mengasihi dan Mengampuni dosa-dosa mu...... !!!
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS. Ali Imran : 31).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
+ CARA MENAHAN MARAH +
1. Ingat semuanya pasti dibalas di Akhirat,
2. Lihat akibat Marah pasti timbul rasa Penyesalan,
3. Menjauh dari orang membuat Marah/ Suasana yang membuat Marah,
4. Segera Berwudhu,
5. Baca "Adzubillahi minasysyaithoonisrojiim",
6. Adukan pada orang sholeh,
7. Ingat Keluarga,
8. Ingat Hadiah sabar,
"Selamat hai Penyabar untukmu Syurga"(QS13:24),
Rasulullah Shallallahu 'Allaihi Wa Sallam bersabda :,
"Jangan marah, untukmu Syurga",
9. Kalau sudah Puncak Bertakbirlah seKuat-Kuatnya,
10. Doa selalu agar Sabar & Rendah Hati.
Semoga bermanfaat !!!
+ CARA MENAHAN MARAH +
1. Ingat semuanya pasti dibalas di Akhirat,
2. Lihat akibat Marah pasti timbul rasa Penyesalan,
3. Menjauh dari orang membuat Marah/ Suasana yang membuat Marah,
4. Segera Berwudhu,
5. Baca "Adzubillahi minasysyaithoonisrojiim",
6. Adukan pada orang sholeh,
7. Ingat Keluarga,
8. Ingat Hadiah sabar,
"Selamat hai Penyabar untukmu Syurga"(QS13:24),
Rasulullah Shallallahu 'Allaihi Wa Sallam bersabda :,
"Jangan marah, untukmu Syurga",
9. Kalau sudah Puncak Bertakbirlah seKuat-Kuatnya,
10. Doa selalu agar Sabar & Rendah Hati.
Semoga bermanfaat !!!
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Barang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan.
Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang
melakukan atau mengamalkan Kebaikan itu.”
(HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
❤❤❤
“Barang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan.
Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang
melakukan atau mengamalkan Kebaikan itu.”
(HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
*Jika Anda tergoda untuk berbuat maksiat, ingatlah 3 ayat ini:
أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ اللَّـهَ يَرَىٰ
Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah melihatnya.
(al ‘Alaq: 14).
وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ
Dan bagi orang yang takut dengan Rabbnya, dia kan mendapat dua surga.
(ar Rahman: 46).
وَمَن يَتَّقِ اللَّـهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah kan jadikan baginya jalan keluar.
(ath Thalaq: 2).
*Jika Anda tergoda untuk berbuat maksiat, ingatlah 3 ayat ini:
أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ اللَّـهَ يَرَىٰ
Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah melihatnya.
(al ‘Alaq: 14).
وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ
Dan bagi orang yang takut dengan Rabbnya, dia kan mendapat dua surga.
(ar Rahman: 46).
وَمَن يَتَّقِ اللَّـهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا
Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah kan jadikan baginya jalan keluar.
(ath Thalaq: 2).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
ALLAH ‘Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ
“Bertakwalah kepada ALLAH, ALLAH (Pasti) memberi ILMU kepada kalian.”
[Al-Baqarah: 282]
❤❤❤
ALLAH ‘Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ
“Bertakwalah kepada ALLAH, ALLAH (Pasti) memberi ILMU kepada kalian.”
[Al-Baqarah: 282]
❤❤❤
Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Katakanlah, “Wahai Rabbku, tambahkanlah ILMU kepadaku”
[QS. Thaha : 114]
❤❤❤
وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
“Katakanlah, “Wahai Rabbku, tambahkanlah ILMU kepadaku”
[QS. Thaha : 114]
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.
Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa
‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)
❤❤
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya
‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Muslim no. 469)
❤❤
3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)
❤❤
4. Orang – orang yang menyambung shaff pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat
kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf”
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah RA., hadits ini dishahihkan oleh
Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)
❤❤
5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’,
maka ucapkanlah oleh kalian ‘Amiiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Bukhari no. 782)
❤❤
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian
selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat,
selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata,
‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad
no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)
❤❤
7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.
Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan
malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar)
naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari
tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian
meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan
mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan
mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)
❤❤
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan
orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya,
setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan,
maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan
engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ RA., Shahih Muslim no. 2733)
❤❤
9. Orang – orang yang berinfak.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya
kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata,
‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata,
‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA.,
Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)
❤❤
10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada orang – orang yang sedang makan sahur”
(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar RA., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)
❤❤
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali
Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan
bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore
dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib RA.,
Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)
❤❤
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah
bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.
Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam
lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang
yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily RA.,
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
❤❤❤
Inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :
1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.
Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa
‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.
(Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)
❤❤
2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya
‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”
(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Muslim no. 469)
❤❤
3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”
(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)
❤❤
4. Orang – orang yang menyambung shaff pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat
kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf”
(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah RA., hadits ini dishahihkan oleh
Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)
❤❤
5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’,
maka ucapkanlah oleh kalian ‘Amiiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.
(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Bukhari no. 782)
❤❤
6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian
selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat,
selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata,
‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad
no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)
❤❤
7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.
Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan
malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar)
naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari
tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian
meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan
mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan
mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)
❤❤
8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan
orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya,
setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan,
maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan
engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”
(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ RA., Shahih Muslim no. 2733)
❤❤
9. Orang – orang yang berinfak.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya
kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata,
‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata,
‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”
(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA.,
Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)
❤❤
10. Orang yang sedang makan sahur.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada orang – orang yang sedang makan sahur”
(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar RA., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)
❤❤
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali
Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan
bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore
dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”
(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib RA.,
Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)
❤❤
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.
Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah
bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.
Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam
lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang
yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”
(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily RA.,
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
❤❤❤
Al kisah : Setelah selesai perang Badar, Rosulullah bersabda : Kita baru saja kembali dari Jihad Kecil dan kini
memasuki Jihad Besar.
Lalu salah seorang Sahabat bertanya : Ya Rosulullah apakah Jihad Besar itu ??
Rosulullah menjawab : Perang melawan Hawa Nafsu.
* SUBHANALLAH ...
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
** KESALAHAN - KESALAHANMU AKAN MENIMPAMU KEMBALI DALAM BENTUK MUSIBAH **
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah Memaafkan sebagian besar (dari Kesalahan - Kesalahanmu)”
(Asy Syuura 30).
Nabi Muhammad S.A.W bersabda : “Seorang hamba tidak akan tertimpa Bencana, Besar atau Kecil, kecuali karena suatu Kesalahan. Dan ALLAH memaafkan sebagian besar Kesalahan itu”
(HR Tirmidzi).
❤❤❤
** KESALAHAN - KESALAHANMU AKAN MENIMPAMU KEMBALI DALAM BENTUK MUSIBAH **
“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah Memaafkan sebagian besar (dari Kesalahan - Kesalahanmu)”
(Asy Syuura 30).
Nabi Muhammad S.A.W bersabda : “Seorang hamba tidak akan tertimpa Bencana, Besar atau Kecil, kecuali karena suatu Kesalahan. Dan ALLAH memaafkan sebagian besar Kesalahan itu”
(HR Tirmidzi).
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
" ][ ARTI IJAB QOBUL ][ "
''aku terima nikahnya si dia binti
Ayah si dia dengan Mas Kawinnya ............''
Singkat, padat dan jelas.
Tapi tahukan makna "Perjanjian/ Ikrar''
tersebut ?
''Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari Ayah dan
Ibunya, dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari
tidak menutup
Aurat hingga ia meninggalkan sholat.
Semua yang
berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan bukan lagi Orang tuanya
yang menanggung, serta akan aku tanggung semua Dosa
calon anak-anakku''.
Jika aku GAGAL?
''Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku
rela masuk
neraka, aku rela Malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''.
(HR. Muslim)
Duhai para istri,
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu,
karena
saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya
perjanjian yg dibuat olehnya di depan Allah, dengan di
saksikan para Malaikat dan manusia, maka andai
saja kau menghisap darah dan Nanah dari hidung
suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus
semua pengorbanan suami terhadapmu ...
" ][ ARTI IJAB QOBUL ][ "
''aku terima nikahnya si dia binti
Ayah si dia dengan Mas Kawinnya ............''
Singkat, padat dan jelas.
Tapi tahukan makna "Perjanjian/ Ikrar''
tersebut ?
''Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari Ayah dan
Ibunya, dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari
tidak menutup
Aurat hingga ia meninggalkan sholat.
Semua yang
berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan bukan lagi Orang tuanya
yang menanggung, serta akan aku tanggung semua Dosa
calon anak-anakku''.
Jika aku GAGAL?
''Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku
rela masuk
neraka, aku rela Malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''.
(HR. Muslim)
Duhai para istri,
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu,
karena
saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya
perjanjian yg dibuat olehnya di depan Allah, dengan di
saksikan para Malaikat dan manusia, maka andai
saja kau menghisap darah dan Nanah dari hidung
suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus
semua pengorbanan suami terhadapmu ...
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
*ISLAM YANG TERBAIK
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik?
Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada
orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.
(HR Muslim)
❤❤❤
*ISLAM YANG TERBAIK
Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik?
Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada
orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.
(HR Muslim)
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
" SIAPAKAH ORANG YANG BANGKRUT ITU ? "
Suatu hari terjadi sebuah dialog yang mengesankan antara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan para sahabatnya, sebagaimana penuturan sahabat Abu Hurairah berikut;
“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkata, ‘Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?’ Para sahabat menjawab, ‘Setahu kami orang yang bangkrut itu adalah orang yang tak punya harta benda.
’ Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menjelaskan, ‘Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, namun dia juga membawa catatan dosa; mencela si ini, menuduh si ini, memakan harta si ini, membunuh si ini, dan memukul si ini.
Akhirnya, pahala kebaikan yang dimilikinya diberikan kepada masing-masing orang yang dijahatinya itu (sebagai balasannya).
Manakala pahala kebaikannya itu tidak mencukupi untuk menebus dosa kejahatan yang dilakukannya, diambillah dosa-dosa orang yang dijahatinya itu dan ditimpakan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam neraka’.”
" SIAPAKAH ORANG YANG BANGKRUT ITU ? "
Suatu hari terjadi sebuah dialog yang mengesankan antara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan para sahabatnya, sebagaimana penuturan sahabat Abu Hurairah berikut;
“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkata, ‘Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?’ Para sahabat menjawab, ‘Setahu kami orang yang bangkrut itu adalah orang yang tak punya harta benda.
’ Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menjelaskan, ‘Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, namun dia juga membawa catatan dosa; mencela si ini, menuduh si ini, memakan harta si ini, membunuh si ini, dan memukul si ini.
Akhirnya, pahala kebaikan yang dimilikinya diberikan kepada masing-masing orang yang dijahatinya itu (sebagai balasannya).
Manakala pahala kebaikannya itu tidak mencukupi untuk menebus dosa kejahatan yang dilakukannya, diambillah dosa-dosa orang yang dijahatinya itu dan ditimpakan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam neraka’.”
[Hadist Riwayat Muslim no. 2581]
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ.
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah S.W.T niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar serta memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkanya." (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Bertaqwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.
❤❤❤
"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah S.W.T niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar serta memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkanya." (QS. Ath-Thalaq: 2-3)
Bertaqwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.
❤❤❤
بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
" CUMA SEBENTAR !!! "
Assalamu'alaiku m Sahabat Muslim,
Yakinkan pada diri ini, hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, umur CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, punya harta CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ditimpa musibah CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ujian hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, kenikmatan dunia CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, waktu ibadah kita CUMA SEBENTAR !
Yang KEKAL, kenikmatan di Surga dan siksa di Neraka!
Walau CUMA SEBENTAR !, gunakan hidup ini untuk ibadah kepada Allah. Harta ini untuk Shodaqoh dijalan Allah. Musibah dan ujian untuk lebih sabar & dekat kepada Allah. Jangan terlena dengan kenikmatan dunia yang sebentar ini. Gunakan waktu yang sebentar ini unutk ibadah dan memperjuangkan Islam dengan maksimal.
"Apa yang ada padamu akan hilang lenyap, dan apa yang ada pada Allah
adalah kekal. Dan kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang
yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan."
(QS. al-Nahl : 96)
❤❤❤
" CUMA SEBENTAR !!! "
Assalamu'alaiku m Sahabat Muslim,
Yakinkan pada diri ini, hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, umur CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, punya harta CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ditimpa musibah CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ujian hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, kenikmatan dunia CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, waktu ibadah kita CUMA SEBENTAR !
Yang KEKAL, kenikmatan di Surga dan siksa di Neraka!
Walau CUMA SEBENTAR !, gunakan hidup ini untuk ibadah kepada Allah. Harta ini untuk Shodaqoh dijalan Allah. Musibah dan ujian untuk lebih sabar & dekat kepada Allah. Jangan terlena dengan kenikmatan dunia yang sebentar ini. Gunakan waktu yang sebentar ini unutk ibadah dan memperjuangkan Islam dengan maksimal.
"Apa yang ada padamu akan hilang lenyap, dan apa yang ada pada Allah
adalah kekal. Dan kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang
yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan."
(QS. al-Nahl : 96)
❤❤❤
Tidak ada komentar:
Posting Komentar