Kamis, 09 Maret 2017

renungan 01


Kamu membutuhkan pundak untuk bersandar......?

Kurasa tidak,
kamu hanya butuh sejadah untuk bersyujud......

katanya eko bijak 02


katanya eko bijak 01


KUMPULAN FIRMAN ALLAH SWT DAN HADIST RASULULLAH SAW. part 2

                                                                  بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

                                     " Memahami Arti kata Cinta " 

Memahami Makna Cinta, Cinta Yang Sempurna, Tujuh Tingkatan Cinta Dan Cinta Yang Tertinggi Derajatnya Bagi Si Pemilik Cinta

Umar bin Khothob RA pernah berkata kepada Rasulullah SAW : ” Wahai Rasulullah sesungguhnya Engkau lebih aku cintai daripada seluruh manusia kecuali diriku sendiri.”

Rasulullah SAW menjawab : ” Tidak wahai Umar.
Hingga aku lebih engkau cintai daripada dirimu sendiri.”
Rasulullah memberi petunjuk agar Umar mencintai Allah dan Rasul-Nya
dengan puncak cintanya.
Dan inilah cinta yang sempurna.


Setelah memahami makna cinta, untuk itu marilah menelusuri tingkatan-tingkatan cinta.

Al-Imam Ibnu Qoyyim al-Jauziyyah berkata sesungguhnya cinta memiliki 7 tingkatan,
di antaranya adalah :


’Alaqoh
Makna ’alaqoh adalah ikatan atau bisa juga diartikan dengan kecenderungan hati.
Disebut ’alaqoh karena orang tersebut memiliki hubungan atau ikatan dengan yang dicintainya.

Pada sebuah syair disebutkan :
Engkau telah membuatku terpikat, tertambat dan terikat, sejak pertama aku melihat.
Ash-Sho babah


Secara harfiah dapat diartikan dengan menuangkan, mengalirkan atau kerinduan.
Disebut ash-shobabah karena hati orang tersebut dia curahkan dan dia tumpahkan kecintaannya kepada orang yang dicintainya.

Al-Ghorom

Artinya amat menyukai atau tertambat hatinya.
Yaitu melekatnya kecintaan dalam hatinya sampai cintanya
tidak akan dipisahkan dari sesuatu yang dia cintai.


Seperti kata pepatah :
Bila cinta sudah melekat, gula jawa berasa coklat.

Al-IsyQ

Artinya sangat cinta (tertambat hatinya) kepada ………..,
menempel, melekat.


Dari sini diturunkan pula kata : al-’asyaqoh yang artinya tumbuh-tumbuhan
yang melilit pada pohon. (nah. Jadi jelas, kan, maksudnya)


Yaitu rasa cinta yang berlebihan dan mengandung syahwat.
Oleh karena itu Allah SWT tidak boleh disifati dengannya dan
tidak boleh memberikan kalimat ini untuk Allah SWT.


Asy-SyauQ

Maknanya cinta yang bergelora, menyandarkan.
Yaitu perginya hati kepada sesuatu yang dia cintai dengan sepenuhnya.

Rasulullah SAW bersabda :

" Barang siapa yang berharap ingin berjumpa dengan Allah,
maka Allah pun akan berjumpa dengannya."
[HR. Bukhori : 4/75 dan 7/65]

Allah ta’ala berfirman :

" Barang siapa yang berharap (untuk) berjumpa dengan Allah,
maka sesungguhnya waktu (yang dijanjikan) Allah itu pasti datang."
[QS. Al-Ankabut : 5]


Tatkala Allah SWT mengetahui bahwa wali-wali Allah sangat merindukan untuk berjumpa dengan-Nya, hati-hati mereka tidak akan pergi kecuali kepada Allah SWT.
Oleh karena itu Allah mengumpamakan kepada mereka tentang waktu yang telah dijanjikan. Sehingga hati hambanya merasa tenang.


At-Tatayyum

Artinya memperbudak, menundukkan, menguasai.

Yaitu penghambaan atau pemujaan seseorang terhadap yang dia cintai.
Di dalamnya mengandung makna ketundukan dan menghinakan dirinya
terhadap yang dicintai.


Oleh karenanya keadaan yang paling mulia bagi seorang hamba adalah
al-Ubudiyyah yaitu penghambaan dan tidak ada tingkatan
yang lebih mulia daripada itu.


Al-Khullah

Al khullah adalah kecintaan yang paling sempurna dan penghabisannya,
sehingga tidak tersisa sedikitpun kecuali dia curahkan kepada yang dia cintai.
Ini adalah kedudukan yang mulia khusus kepada Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad.

Sebagaimana sabda Rasulullah SAW :


" Sesungguhnya Allah menjadikan aku sebagai khalil (hamba yang paling dicintai Allah) sebagaimana Allah telah menjadikan Ibrahim sebagai khalil."
[HR. Muslim : 1216]


❤❤❤❤❤

HAL YANG PALING INDAH DALAM HIDUP ADALAH:

 Saat kita pergi ada yang mendoakan..

 Saat kita jauh ada yang merindukan..

 Saat kita sedih ada yang membuat kita tersenyum..

 Saat kita bertemu ada senyum yang indah..

 Tapi yang terindah dari segalanya adalah ketika ALLAH S.W.T
masih berkenan memberikan nafas untuk kita hidup di hari ini.."

❤❤❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


Kalau ALLAH S.W.T Itu Maha Baik, Kenapa Bikin Neraka ??

" Semua Harap Baca, Agar Tidak Tersesat "

Ini kisah nyata Seorang Gadis melayu yang dangkal ilmu pengetahuan islamnya.

Didaerah tersebut telah memberlakukan Peraturan bagi pekerja di tempat umum seperti pasar, toko-toko perniagaan dan lain-lain bagi wanitanya diharuskan mengenakan jilbab dan menutup aurat dengan benar. 

Kerap kali Pemerintah mengadakan pemeriksaan secara mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi yang melanggar maka dikenakan denda.

Selain kena denda mereka yang melanggar aturan diberi nasehat dari sang ustadz yang bekerjasama dengan Pemerintahan.

Suatu hari, seorang gadis tertangkap yang bekerja disebuah toko karena tidak menutup auratnya. Maka diapun kena denda. 

Setelah dia membayar denda, ustadz ini pun menasehati, "setelah ini, saya harap saudari bisa insyaf dan mentaati peraturan.

Peraturan ini bukan Semata dari aturan pemerintah melainkan menutup Aurat juga Perintah Allah S.W.T. 

Ringkasnya kalau kita mentaati perintahNya maka akan selamat dan berbalas surga. 
Sebaliknya jika durhaka maka akan celaka dan balasan neraka."

Gadis tersebut yang awalnya mendiamkan diri, tiba-tiba membentak ustadz "kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa bikin neraka? Kenapa tidak sediakan surga saja? Seperti itukah Tuhan penyayang?", mungkin dari tadi gadis itu sudah panas telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih habis terkena denda.

Ustadz itu tertunduk dan berfikir "bahaya anak ini kalau didiamkan akan rusak akhlaknya."

Setelah habis gadis itu mengomel, ustadz pun menjawab "saudariku, kalau Tuhan tidak bikin neraka, saya tdk akan jadi ustadz. 
Berapa sen saja gaji seorang ustadz ?
Lebih baik saya jadi bandar judi yg gampang dapat uang, hidup senang, lepas matipun tak risau sebab dijamin masuk surga.

Mungkin kau juga bisa saya culik dan dijual jadi pelacur. 
Kalau mau lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi disurga. Kan Tuhan itu baik.

Gadis itu terkejut mendengar jawaban ustadz, bicara macam apa itu ??

Saudariku, perkara tadi akan terjadi seandainya surga saja yg tersedia. 
Orang jahat, orang baik semua masuk surga. Maka, apa gunanya berbuat baik? Orang jahat lagi gampang, manusia tak lagi diuji sebab semua orang akan lulus, percuma.

pembunuh akan berjumpa lagi dengan yang dibunuh didalam surga, perampok berjumpa Lagi dengan yang dirampok didalam surga.
Tak ada yang menerima hukuman.

Adakah Tuhan yg seperti ini yg kamu mau? Kamu rasa adilkah? Tanya ustadz.

Mana adil seperti itu. Orang jahat gak akan lepas begitu saja. Rungut si gadis.

Ustadz tersenyum "jika Tuhan tidak adil, bolehkah dianggap baik? "

Saudariku, saya kasih nasehat karena saya sayang sesama umat islam.
Allah itu maha penyayang tapi Dia juga maha adil karena itu Neraka perlu terwujud untuk menghukum hamba-hambanya yang durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan orang lain.


Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah SWT.
Maka bukan hak kita untuk berbuat sesukanya. Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan diambil kembali olehNya.

❤❤❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
“Ada dua macam kenikmatan, yang keduanya itu disia-siakan oleh sebagian besar manusia, yaitu kesehatan dan waktu luang."
(HR. Bukhari).

❤❤❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 
Jika dunia ini terasa sempit olehmu, jgn katakan,
"Wahai Rabb, aku memiliki kesedihan yang besar..."

Akn tetapi, ucapkanlah,
"Wahai kesedihan, aku memiliki Rabb Yang Maha Besar!"


Allah Ta'ala berfirman :
سيجعل الله بعد عسر يسرًا
"Allah akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan".
(QS. ath Thalaq ayat7).
❤❤❤❤❤

Sholat  Jumat
Nabi Muhammad S.A.W bersabda : "Barang siapa yg mandi kemudian mendatangi Jum'at, lalu ia sholat semampunya dan diam (mndengarkn khotbah) hingga selesai, kemudian ia lanjutkan dgn sholat brsama Imam, maka ia akn diampuni (dosa2 yg dilakukannya) antara hari itu N hari Jum'at yg lain.Dan bahkan hingga lebih 3 hari."
(H.R. MUSLIM).
❤❤❤❤❤

" Rahasia Sholat 5 Waktu( Sayyidina Ali ) ".

oleh;Abu Nawas Majdub
Ali bin Abi Thalib R.A. berkata, “Sewaktu Rasullullah S.A.W duduk bersama para sahabat Muhajirin dan Ansar, maka dengan tiba-tiba datanglah satu rombongan orang-orang Yahudi lalu berkata, ‘Ya Muhammad, kami hendak bertanya kepada kamu kalimat-kalimat yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa A.S. yang tidak diberikan kecuali kepada para Nabi utusan Allah atau malaikat muqarrab.’

Lalu Rasullullah S.A.W bersabda, ‘Silahkan bertanya.’

Berkata orang Yahudi, ‘Coba terangkan kepada kami tentang 5 waktu yang diwajibkan oleh Allah S.W.T ke atas umatmu.’
Sabda Rasullullah S.A.W, ‘Shalat Zuhur jika tergelincir matahari, maka bertasbihlah segala sesuatu kepada Tuhannya. 
Shalat Asar itu ialah saat ketika Nabi Adam A.S. memakan buah khuldi. Shalat Maghrib itu adalah saat Allah menerima taubat Nabi Adam A.S. Maka setiap mukmin yang bershalat Maghrib dengan ikhlas dan kemudian dia berdoa meminta sesuatu pada Allah maka pasti Allah akan mengkabulkan permintaannya. 
Shalat Isyak itu ialah shalat yang dikerjakan oleh para Rasul sebelumku. 
Shalat Subuh adalah sebelum terbit matahari. 
Ini kerana apabila matahari terbit, terbitnya di antara dua tanduk syaitan dan di situ sujudnya setiap orang kafir.’

Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan dari Rasullullah S.A.W, lalu mereka berkata, ‘Memang benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. 
Katakanlah kepada kami apakah pahala yang akan diperoleh oleh orang yang shalat.’
Rasullullah S.A.W bersabda, ‘Jagalah waktu-waktu shalat terutama shalat yang pertengahan.
Shalat Zuhur, pada saat itu nyalanya neraka Jahanam. Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat pada ketika itu akan diharamkan ke atasnya uap api neraka Jahanam pada hari Kiamat.’

Sabda Rasullullah S.A.W lagi, ‘Manakala shalat Asar, adalah saat di mana Nabi Adam A.S. memakan buah khuldi. 
Orang-orang mukmin yang mengerjakan shalat Asar akan diampunkan dosanya seperti bayi yang baru lahir.’

Selepas itu Rasullullah S.A.W membaca ayat yang bermaksud, ‘Jagalah waktu-waktu shalat terutama sekali shalat yang pertengahan. 
Shalat Maghrib itu adalah saat di mana taubat Nabi Adam A.S. diterima. 
Seorang mukmin yang ikhlas mengerjakan shalat Maghrib kemudian meminta sesuatu daripada Allah, maka Allah akan perkenankan.’

Sabda Rasullullah S.A.W, ‘Shalat Isya’ (atamah). 
Katakan kubur itu adalah sangat gelap dan begitu juga pada hari Kiamat, maka seorang mukmin yang berjalan dalam malam yang gelap untuk pergi menunaikan shalat Isyak berjamaah, Allah S.W.T haramkan dirinya daripada terkena nyala api neraka dan diberikan kepadanya cahaya untuk menyeberangi Titian Sirath.’

Sabda Rasullullah S.A.W seterusnya, ‘Shalat Subuh pula, seseorang mukmin yang mengerjakan shalat Subuh selama 40 hari secara berjamaah, diberikan kepadanya oleh Allah S.W.T dua kebebasan yaitu:
1. Dibebaskan daripada api neraka.
2. Dibebaskan dari nifaq.

Setelah orang Yahudi mendengar penjelasan daripada Rasullullah S.A.W, maka mereka berkata, ‘Memang benarlah apa yang kamu katakan itu wahai Muhammad (S.A.W). Kini katakan pula kepada kami semua, kenapakah Allah S.W.T mewajibkan puasa 30 hari ke atas umatmu?’
Sabda Rasullullah S.A.W, ‘Ketika Nabi Adam A.S. memakan buah pohon khuldi yang dilarang, lalu makanan itu tersangkut dalam perut Nabi Adam A.S. selama 30 hari. 
Kemudian Allah S.W.T mewajibkan ke atas keturunan Adam A.S. berlapar selama 30 hari.

Sementara di izin makan di waktu malam itu adalah sebagai kurnia Allah S.W.T kepada makhluk-Nya.’

Kata orang Yahudi lagi, ‘Wahai Muhammad S.A.W, memang benarlah apa yang kamu katakan itu. 
Kini terangkan kepada kami mengenai ganjaran pahala yang diperolehi daripada berpuasa itu.’
Sabda Rasullullah S.A.W, ‘Seorang hamba yang berpuasa dalam bulan Ramadhan dengan ikhlas kepada Allah S.W.T, dia akan diberikan oleh Allah S.W.T 7 perkara:

1. Akan dicairkan daging haram yang tumbuh dari badannya (daging yang tumbuh daripada makanan yang haram).
2. Rahmat Allah sentiasa dekat dengannya.
3. Diberi oleh Allah S.W.T sebaik-baik amal.
4. Dijauhkan daripada merasa lapar dan dahaga.
5. Diringankan baginya siksa kubur (siksa yang amat mengerikan).
6. Diberikan cahaya oleh Allah S.W.T pada hari Kiamat untuk menyeberang Titian Sirath.
7. Allah S.W.T akan memberinya kemudian di syurga.’

Kata orang Yahudi, ‘Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad. Katakan kepada kami kelebihanmu di antara semua para nabi.’
Sabda Rasullullah S.A.W, ‘Seorang Nabi menggunakan doa mustajabnya untuk membinasakan umatnya, tetapi saya tetap menyimpankan doa saya (untuk saya gunakan memberi syafaat kepada umat saya di hari kiamat).’

Kata orang Yahudi, ‘Benar apa yang kamu katakan itu Muhammad (S.A.W) Kini kami mengakui dengan ucapan Asyhadu Alla illaha illallah, wa annaka Rasulullah (kami percaya bahawa tiada Tuhan melainkan Allah dan Engkau utusan Allah).’

Sedikit peringatan untuk kita semua: “Dan sesungguhnya akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. 
Dan berilah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” (Surah Al-Baqarah: ayat 155)

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. 
Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang di Usahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya.” (Surah Al-Baqarah: ayat 286)

YAKINKAH KITA ???

Apakah kita sudah terlampau yakin dengan amal kita yang sedemikian sedikitnya ini, bisa membawa kita selamat menuju surga-Nya? Apakah kita yakin bahwa dengan dosa-dosa yang setiap hari sadar atau tidak sadar terus kita lakukan, dosa kita telah terampuni dan akan menyelamatkan kita dari api neraka?

Apakah kita sudah yakin telah mengetahui segala hal di dunia ini sehingga tidak perlu lagi menambah ilmu, sedang Khidir 'Alaihissalam saja yang ditakdirkan menjadi manusia paling banyak ilmunya di dunia, dibandingkan dengan ilmunya Allah hanyalah setetes air di tengah lautan samudera, sehingga kita sombong dengan ilmu yang sedikit.

Apakah kita sudah cukup yakin dengan seluruh kekayaan kita akan mengantar kita menggunakannya untuk beribadah kepada Allah tanpa tergoda urusan dunia, dan akan selamatkan kita dari penghisaban kekayaan di akhirat kelak. Sedang Allah telah menakdirkan Sulaiman 'Alaihissalam sebagai yang terkaya di Dunia, namun kita masih memburu harta yang tidak mungkin menjadikan kita melebihi kekayaan Nabi Sulaiman.

Apakah kita sudah cukup yakin dengan istighfar yang sedikit, bisa mengampuni dosa-dosa kita yang kecil maupun yang besar, sedang Rasululloh Muhammad Sallallahu 'alaihiwasallam , setiap malam harinya beristighfar puluhan kali, yang telah terjamin baginya surga, sebagai manusia yang paling baik di dunia dan tidak ada yang lebih baik setelahnya maupun sebelumnya masih meminta ampun kepada Allah.

Kita??
Seorang yg tidak berdoa adalah orang sombong

“Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina.”
(QS. Al Mukmin: 60).

Fa bi ayyi ālā'i Rabbikumā tukażżibān
Maka nikmat Tuhan kamu manakah yang kamu dustakan?

 ❤❤❤❤❤❤

Selasa, 07 Maret 2017

KUMPULAN FIRMAN ALLAH SWT dan HADIST RASULULLAH SAW, part 1.

تَقَبَّلَ اللّهُ مِنَّا وَمنِْكُمْ صِيَامَنَا وَصِيَامَكُمْ

اَللّهُمَّ اجْعَلْنَا وَإِيَّاكُمْ مِنَ العَاءِدِيْنَ الفَاءِزِيْنَ وَالمَقْبُوْلِيْنَ

Semoga Allah karuniakan hati yg lapang untuk memaafkan dan hati yg tulus untuk meminta maaf. Mohon maaf lahir dan batin atas khilaf dan salah atas lisan dan perbuatan..
smoga kita kembali fitrah
Amin

 ❤❤❤
dari Abu Hurairah R.a, Rasulullah S.A.W bersabda ; 
" ALLAH S.W.T berfirman :
AKU bersama hamba-Ku ketika  Hamba-Ku Mengingat-Ku dan
Bergetar Bibirnya Menyebut Nama-Ku ." 



(H.R. Bukhori).

❤❤❤

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 


بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
 

Seorang teman tidak bisa dianggap teman sampai ia diuji dalam tiga kesempatan :
pada waktu dibutuhkan, sikap di belakang anda, dan setelah Kematian Anda.
 

(Sayyidina Ali ibn abi Thalib R.A).
❤❤❤

DOA MOHON KETAKWAAN DAN JIWA YANG SUCI !!!

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
 

اَللّٰهُمَّ آتِ نَفْسِيْ تَقْوَاهَا وَزَكِّهَا أَنْتَ خَيْرُ مَنْ زَكَّاهَا أَنْتَ وَلِيُّهَا وَمَوْلاَهَا

“Ya Allah, berikanlah Ketakwaan pada diriku dan Sucikanlah ia, karena
ENGKAU -lah sebaik-baik RABB yang Menyucikannya,
ENGKAU Pelindung dan Pemeliharanya.”
 

(HR. Muslim).
❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

“ Janganlah kamu bersikap Lemah & janganlah pula kamu Bersedih Hati,
Padahal kamulah orang-orang yang Paling Tinggi Derajatnya,
jika kamu orang yang beriman. ” 


(QS. Ali-Imran :139).

❤❤❤
RASULULLAH S.A.W bersabda:

“ TuhanKu menawarkan kepadaKu bukit2 di Mekkah untuk dijadikan sbg Emas.
 
Lalu Saya menjawab : ” Hamba tidak mengharapkan itu semua wahai TuhanKu.
 
Akan tetapi, Saya lebih senang sehari lapar dan sehari kenyang.
 
Tatkala kenyang, Saya memuliakan dan bersyukur kepada-Mu.
 
Sementara tatkala Ku lapar, Saya merendah dan berdoa kpd-Mu. ”
 

(HR. Ahmad).
❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

Nabi Muhammad S.A.W bersabda :

إِنَّ أَبْغَضَ الرِّجَالِ إِلَى اللَّهِ الْأَلَدُّ الْخَصِمُ

“ Sesungguhnya orang yang paling di Murkai ALLAH adalah
orang yg Paling Keras Permusuhannya dan
yang Menantang jika diterangkan Hujjah kepadanya. ” 


(HR. Al-Bukhari no. 2457 dan Muslim no. 2668).


❤❤❤


بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

ALLAH S.W.T berfirman :
 

“ Barang siapa mengharap Perjumpaan dengan TUHAN nya,
maka hendaklah ia mengerjakan Amal Soleh dan janganlah ia
Mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada TUHAN nya. ”
 

(QS al-Kahfi [18]: 110).

❤❤❤



بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

ALLAH S.W.T berfirman :

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

“Katakanlah: jika km benar-benar  Mencintai ALLAH SWT, ikutilah AKU,
niscaya ALLAH Mengasihi dan  Mengampuni dosa-dosa mu...... !!! 
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” 

(QS. Ali Imran : 31).

❤❤❤


بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

+ CARA MENAHAN MARAH +

1. Ingat semuanya pasti dibalas di Akhirat,
2. Lihat akibat Marah pasti timbul rasa Penyesalan,
3. Menjauh dari orang membuat Marah/ Suasana yang membuat Marah,
4. Segera Berwudhu,
5. Baca "Adzubillahi minasysyaithoonisrojiim",
6. Adukan pada orang sholeh,
7. Ingat Keluarga,
8. Ingat Hadiah sabar,
"Selamat hai Penyabar untukmu Syurga"(QS13:24),
Rasulullah Shallallahu 'Allaihi Wa Sallam bersabda :,
"Jangan marah, untukmu Syurga",
9. Kalau sudah Puncak Bertakbirlah seKuat-Kuatnya,
10. Doa selalu agar Sabar & Rendah Hati.

Semoga bermanfaat !!!

 ❤❤❤

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :

“Barang siapa Menunjukkan kepada Kebaikan. 
Maka ia memperoleh Pahala yang sama seperti yang
melakukan atau mengamalkan Kebaikan itu.” 

(HR. Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmidzi).

❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

*Jika Anda tergoda untuk berbuat maksiat, ingatlah 3 ayat ini:

أَلَمْ يَعْلَم بِأَنَّ اللَّـهَ يَرَىٰ

Tidakkah dia mengetahui bahwa Allah melihatnya.
(al ‘Alaq: 14).

وَلِمَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ جَنَّتَانِ

Dan bagi orang yang takut dengan Rabbnya, dia kan mendapat dua surga.
(ar Rahman: 46).

وَمَن يَتَّقِ اللَّـهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا

Dan siapa yang bertakwa kepada Allah, Allah kan jadikan baginya jalan keluar.
(ath Thalaq: 2).


❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

ALLAH ‘Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّهُ

“Bertakwalah kepada ALLAH, ALLAH (Pasti) memberi ILMU kepada kalian.” 
[Al-Baqarah: 282]


❤❤❤


Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman :

وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا

“Katakanlah, “Wahai Rabbku, tambahkanlah ILMU kepadaku”

[QS. Thaha : 114]


❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


Inilah orang – orang yang didoakan oleh para malaikat :

1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka
malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya.
 
Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa
‘Ya Allah, ampunilah hambamu si fulan karena tidur dalam keadaan suci”.

 (Imam Ibnu Hibban meriwayatkan dari Abdullah bin Umar RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/37)

❤❤

2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu shalat.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah salah seorang diantara kalian yang duduk menunggu shalat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya
 ‘Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia’”

(Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Muslim no. 469)


❤❤
3. Orang – orang yang berada di shaf barisan depan di dalam shalat berjamaah.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada (orang – orang) yang berada pada shaf – shaf terdepan”

(Imam Abu Dawud (dan Ibnu Khuzaimah) dari Barra’ bin ‘Azib RA.,
hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud I/130)

❤❤

4. Orang – orang yang menyambung shaff pada sholat berjamaah (tidak membiarkan sebuah kekosongan di dalam shaf).

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat
kepada orang – orang yang menyambung shaf – shaf”

(Para Imam yaitu Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah RA., hadits ini dishahihkan oleh
Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhib wat Tarhib I/272)

❤❤

5. Para malaikat mengucapkan ‘Amin’ ketika seorang Imam selesai membaca Al Fatihah.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
 “Jika seorang Imam membaca ‘ghairil maghdhuubi ‘alaihim waladh dhaalinn’,
 maka ucapkanlah oleh kalian ‘Amiiin’, karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu”.

(Imam Bukhari meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Shahih Bukhari no. 782)

❤❤

6. Orang yang duduk di tempat shalatnya setelah melakukan shalat.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
 “Para malaikat akan selalu bershalawat kepada salah satu diantara kalian
selama ia ada di dalam tempat shalat dimana ia melakukan shalat,
selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata,
‘Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia”

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah, Al Musnad
no. 8106, Syaikh Ahmad Syakir menshahihkan hadits ini)

❤❤

7. Orang – orang yang melakukan shalat shubuh dan ‘ashar secara berjama’ah.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Para malaikat berkumpul pada saat shalat shubuh lalu para malaikat ( yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal.
 
Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu shalat ‘ashar dan
malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga shalat ‘ashar)
naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari
tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, ‘Bagaimana kalian
meninggalkan hambaku?’, mereka menjawab, ‘Kami datang sedangkan
mereka sedang melakukan shalat dan kami tinggalkan mereka sedangkan
mereka sedang melakukan shalat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat’”

(Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah RA., Al Musnad no. 9140, hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Ahmad Syakir)



❤❤

8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan
orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan.
 
Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya,
setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan,
maka malaikat tersebut berkata ‘aamiin dan
engkaupun mendapatkan apa yang ia dapatkan’”

(Diriwayatkan oleh Imam Muslim dari Ummud Darda’ RA., Shahih Muslim no. 2733)

❤❤

9. Orang – orang yang berinfak.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidak satu hari pun dimana pagi harinya seorang hamba ada padanya
 kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata,
 ‘Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak’. Dan lainnya berkata,
 ‘Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit’”

(Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah RA.,
Shahih Bukhari no. 1442 dan Shahih Muslim no. 1010)


❤❤

10. Orang yang sedang makan sahur.


Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat
kepada orang – orang yang sedang makan sahur”

(Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath Thabrani, meriwayaatkan dari Abdullah bin Umar RA., hadits ini dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahih At Targhiib wat Tarhiib I/519)


❤❤
11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali
Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan
bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore
dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh”

(Imam Ahmad meriwayatkan dari ‘Ali bin Abi Thalib RA.,
Al Musnad no. 754, Syaikh Ahmad Syakir berkomentar, “Sanadnya shahih”)



❤❤
12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.

Rasulullah Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,
“Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah
bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah diantara kalian.
 
Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bahkan semut yang di dalam
lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang
yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain”

(Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi dari Abu Umamah Al Bahily RA.,
dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Shahih At Tirmidzi II/343)
 


❤❤❤


Al kisah : Setelah selesai perang Badar, Rosulullah bersabda : Kita baru saja kembali dari Jihad Kecil dan kini
memasuki Jihad Besar. 
Lalu salah seorang Sahabat bertanya : Ya Rosulullah apakah Jihad Besar itu ??
Rosulullah menjawab : Perang melawan Hawa Nafsu. 

* SUBHANALLAH ...

❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

** KESALAHAN - KESALAHANMU AKAN MENIMPAMU KEMBALI DALAM BENTUK MUSIBAH **

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah Memaafkan sebagian besar (dari Kesalahan - Kesalahanmu)” 
(Asy Syuura 30).

Nabi Muhammad S.A.W bersabda : “Seorang hamba tidak akan tertimpa Bencana, Besar atau Kecil, kecuali karena suatu Kesalahan. Dan ALLAH memaafkan sebagian besar Kesalahan itu” 
(HR Tirmidzi).

❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 



" ][ ARTI IJAB QOBUL ][ " 

''aku terima nikahnya si dia binti
Ayah si dia dengan Mas Kawinnya ............''

Singkat, padat dan jelas. 
Tapi tahukan makna "Perjanjian/ Ikrar''
tersebut ?
''Maka aku tanggung dosa-dosanya si dia dari Ayah dan
Ibunya, dosa apa saja yang telah dia lakukan, dari
tidak menutup
Aurat hingga ia meninggalkan sholat. 
Semua yang
berhubungan dengan si dia, aku tanggung dan bukan lagi Orang tuanya
yang menanggung, serta akan aku tanggung semua Dosa

calon anak-anakku''.
Jika aku GAGAL?
''Maka aku adalah suami yang fasik, ingkar dan aku
rela masuk
neraka, aku rela Malaikat menyiksaku hingga hancur tubuhku''.

(HR. Muslim) 

Duhai para istri,
Begitu beratnya pengorbanan suamimu terhadapmu,
karena
saat Ijab terucap, Arsy-Nya berguncang karena beratnya
perjanjian yg dibuat olehnya di depan Allah, dengan di
saksikan para Malaikat dan manusia, maka andai
saja kau menghisap darah dan Nanah dari hidung
suamimu, maka itupun belum cukup untuk menebus
semua pengorbanan suami terhadapmu ... 


❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

*ISLAM YANG TERBAIK

Seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW Islam manakah yang paling baik?
Rasulullah bersabda: Memberikan makanan, mengucap salam kepada
orang yang engkau kenal dan yang tidak engkau kenal.

(HR Muslim)

❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 


" SIAPAKAH ORANG YANG BANGKRUT ITU ? " 

Suatu hari terjadi sebuah dialog yang mengesankan antara Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dengan para sahabatnya, sebagaimana penuturan sahabat Abu Hurairah berikut;

“Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkata, ‘Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?’ Para sahabat menjawab, ‘Setahu kami orang yang bangkrut itu adalah orang yang tak punya harta benda.
’ Maka Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam menjelaskan, ‘Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat, namun dia juga membawa catatan dosa; mencela si ini, menuduh si ini, memakan harta si ini, membunuh si ini, dan memukul si ini. 
Akhirnya, pahala kebaikan yang dimilikinya diberikan kepada masing-masing orang yang dijahatinya itu (sebagai balasannya). 
Manakala pahala kebaikannya itu tidak mencukupi untuk menebus dosa kejahatan yang dilakukannya, diambillah dosa-dosa orang yang dijahatinya itu dan ditimpakan kepadanya, lalu dia dilempar ke dalam neraka’.”

[Hadist Riwayat Muslim no. 2581]


❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. 

"Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah S.W.T niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar serta memberinya rezeki dari arah yang tidak disangkanya." (QS. Ath-Thalaq: 2-3)

Bertaqwa adalah menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan Allah.


❤❤❤

بِسْـــــــمِ اللّـهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ 

" CUMA SEBENTAR !!! "

Assalamu'alaiku m Sahabat Muslim,
Yakinkan pada diri ini, hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, umur CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, punya harta CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ditimpa musibah CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, ujian hidup CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, kenikmatan dunia CUMA SEBENTAR !
Yakinkan pada diri ini, waktu ibadah kita CUMA SEBENTAR !
Yang KEKAL, kenikmatan di Surga dan siksa di Neraka!

Walau CUMA SEBENTAR !, gunakan hidup ini untuk ibadah kepada Allah. Harta ini untuk Shodaqoh dijalan Allah. Musibah dan ujian untuk lebih sabar & dekat kepada Allah. Jangan terlena dengan kenikmatan dunia yang sebentar ini. Gunakan waktu yang sebentar ini unutk ibadah dan memperjuangkan Islam dengan maksimal.

"Apa yang ada padamu akan hilang lenyap, dan apa yang ada pada Allah
adalah kekal. Dan kami pasti akan memberi balasan kepada orang-orang
yang sabar dengan pahala yang lebih baik daripada apa yang mereka kerjakan."
(QS. al-Nahl : 96)

❤❤❤