Air mata nyaris jatuh di pelataran rumah yang teduh ayatMu terkapar di lemari-lemari berdebu ada apa gerangan, ....
mengapa mesti tergesa-gesa tak bisakah tenang, ....
menikmati bulan penuh dan bintang lalu mengarungi waktu dengan lapar yang menyakiti menyikapi semua dengan kesabaran
Aku ingin pergi meninggalkan ini semua menemani senja yang sedang berduka ....
aku harus pergi meninggalkan semua ini menemui kamu yang mengajak bercinta Oooo...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar